Mata Kuliah: Pendidikan Era Digital (Konten Digital)
Putri Novita Sari/230151610361
BAGIAN 1: IMPLEMENTASI DAN DISEMINASI HASIL PROYEK
1.1 Skenario Implementasi di Lingkungan Belajar
Uji coba platform reflektif berbasis video interaktif dilaksanakan pada mahasiswa Program Studi PGSD yang sedang menempuh mata kuliah microteaching. Implementasi dilakukan secara daring dengan memanfaatkan perangkat laptop atau gawai pribadi mahasiswa. Mahasiswa diminta mengakses platform melalui tautan yang telah disediakan oleh pengembang.
Alur implementasi dimulai ketika mahasiswa membuka halaman utama platform, kemudian memilih video microteaching yang telah disiapkan. Mahasiswa menonton video pembelajaran secara mandiri, lalu menjumpai checkpoint refleksi yang muncul pada bagian tertentu dari video. Setelah menyelesaikan tontonan, mahasiswa diarahkan untuk menuliskan refleksi pribadi pada kolom refleksi digital, dilanjutkan dengan berpartisipasi dalam forum diskusi sejawat.
Sistem merespons setiap aktivitas mahasiswa dengan menampilkan notifikasi keberhasilan pengisian refleksi, membuka akses ke forum diskusi setelah refleksi selesai, serta menampilkan hasil kuis reflektif secara otomatis setelah mahasiswa menyelesaikannya. Alur ini menciptakan pengalaman belajar yang terstruktur, reflektif, dan berkelanjutan.
1.2 Demonstrasi Fungsionalitas Produk
Fitur unggulan utama dari platform ini adalah video microteaching dengan checkpoint refleksi dan forum diskusi sejawat berbasis refleksi pedagogis. Checkpoint refleksi berfungsi sebagai pemicu berpikir kritis mahasiswa saat mengamati praktik mengajar, sehingga refleksi tidak dilakukan secara umum, melainkan berbasis momen spesifik dalam video.
Platform ini bersifat interoperabel karena dapat diakses melalui berbagai perangkat tanpa instalasi aplikasi tambahan. Selain itu, hasil refleksi dan evaluasi diri dapat didokumentasikan dalam bentuk teks digital yang dapat disimpan sebagai arsip pembelajaran. Fitur-fitur tersebut secara langsung menjawab permasalahan mahasiswa yang sebelumnya kesulitan melakukan refleksi mendalam dan terstruktur terhadap praktik microteaching.
1.3 Analisis Penerimaan Pengguna (User Acceptance)
Berdasarkan pengamatan selama uji coba dan tanggapan pengguna, mahasiswa menunjukkan penerimaan positif terhadap platform ini. Beberapa pernyataan pengguna menekankan bahwa platform “mudah digunakan”, “membantu memahami praktik mengajar”, dan “membuat refleksi lebih terarah”. Testimoni tersebut menjadi bukti empiris bahwa platform memiliki tingkat usability yang baik.
Indikator keberhasilan yang dapat diidentifikasi meliputi meningkatnya efisiensi waktu refleksi, kemudahan navigasi platform, serta kejelasan alur pembelajaran. Secara psikologis, mahasiswa merasa lebih percaya diri dalam menganalisis praktik mengajar dan tidak lagi merasa refleksi sebagai tugas administratif, melainkan sebagai proses pembelajaran yang bermakna.
1.4 Strategi Diseminasi Profesional
Diseminasi proyek dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu kanal visual dan kanal konseptual. Kanal visual diwujudkan melalui video demonstrasi penggunaan platform yang diunggah ke YouTube. Video ini berfungsi untuk menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya mahasiswa dan pendidik, dengan menampilkan cara kerja platform secara langsung.
Kanal konseptual dilakukan melalui penulisan artikel ilmiah populer dan publikasi platform berbasis web. Diseminasi ini bertujuan untuk membagikan praktik baik, memperluas dampak proyek, serta membuka peluang umpan balik dari komunitas akademik dan praktisi pendidikan. Strategi ini sejalan dengan capaian pembelajaran CPMK 6.1 terkait komunikasi karya inovatif secara profesional.
BAGIAN 2: REFLEKSI KRITIS DAN PENGEMBANGAN PROYEK
2.1 Tantangan Signifikan dalam Pengembangan
Tantangan utama dalam pengembangan proyek ini terletak pada kesenjangan antara teori pedagogi reflektif dan penerapannya ke dalam bentuk konten digital. Konsep refleksi yang bersifat abstrak menuntut desain fitur yang mampu memandu pengguna tanpa membatasi kebebasan berpikir.
Selain itu, kompleksitas desain muncul ketika pengembang harus menyeimbangkan antara idealisme pedagogis dan keterbatasan teknis. Tidak semua fitur reflektif yang direncanakan dapat diimplementasikan secara optimal, sehingga diperlukan penyederhanaan desain agar tetap fungsional dan mudah digunakan.
2.2 Pembelajaran Penting (Key Insights)
Salah satu aha moment dari proyek ini adalah pemahaman bahwa teknologi pendidikan bukan sekadar alat bantu visual, melainkan jembatan solusi pedagogis. Platform yang sederhana tetapi terstruktur terbukti lebih efektif dibandingkan desain yang kompleks namun membingungkan pengguna.
Dari perspektif pengalaman pengguna (UX), ditemukan bahwa mahasiswa lebih menyukai tampilan yang jelas, alur yang runtut, dan instruksi yang singkat. Hal ini menegaskan pentingnya pendekatan user-centered design dalam pengembangan konten digital pendidikan.
2.3 Rencana Pengembangan Diri dan Proyek Lanjutan
Jika proyek ini dikembangkan lebih lanjut, fitur yang direncanakan untuk ditambahkan adalah asesmen reflektif adaptif yang menyesuaikan pertanyaan refleksi berdasarkan respons mahasiswa. Selain itu, integrasi AI chatbot reflektif juga menjadi peluang pengembangan untuk memberikan umpan balik awal secara otomatis.
Dari sisi pengembangan diri, kompetensi yang perlu diasah meliputi keterampilan desain UI/UX, pengembangan konten digital lanjutan, serta analisis data pembelajaran untuk mengevaluasi efektivitas platform secara lebih mendalam.
KESIMPULAN
Proyek platform reflektif berbasis video interaktif berhasil menjawab permasalahan rendahnya kualitas refleksi pedagogis mahasiswa PGSD. Melalui implementasi nyata, platform ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi, kejelasan, dan kebermaknaan proses refleksi pembelajaran.
Sebagai penutup, proyek ini telah memenuhi siklus pengembangan konten digital secara utuh, mulai dari analisis kebutuhan, desain pedagogis, produksi konten, implementasi, evaluasi, hingga diseminasi profesional. Dengan demikian, UAS Tahap 3 ini mencerminkan integrasi teori dan praktik dalam pendidikan era digital secara komprehensif.
Tinggalkan Balasan