Nama: Putri Novita Sari
NIM: 230151610361
Offering/Kelas: TEPPGSD
A. Harapan Proyek (Das Sollen / Idealita)
Dalam kondisi ideal, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar seharusnya menghadirkan pengalaman belajar yang autentik dan bermakna. Siswa tidak hanya menghafal konsep, tetapi memahami kehidupan sosial yang nyata melalui pengalaman belajar yang kontekstual.
Idealnya, siswa SD:
- Memahami fenomena sosial melalui pengamatan langsung atau video visual yang realistis.
- Terlibat dalam diskusi, mengemukakan pendapat, serta menghargai pandangan teman.
- Menggunakan teknologi digital sebagai sarana mengeksplorasi fenomena sosial secara interaktif.
- Mengembangkan kompetensi abad 21, seperti kolaborasi, komunikasi, dan literasi digital.
Dengan demikian, harapan proyek ini adalah membentuk lingkungan pembelajaran IPS yang lebih interaktif, reflektif, kolaboratif, dan dekat dengan kehidupan siswa.
B. Konteks Proyek (Lingkungan & Peran Teknologi)
Proyek ini diterapkan dalam konteks pembelajaran IPS siswa SD yang saat ini berada dalam lingkungan digital, baik melalui perangkat sekolah maupun perangkat pribadi.
Peran teknologi dalam proyek ini adalah:
- Media video membantu siswa memahami fenomena sosial secara visual, seperti kegiatan ekonomi, keragaman budaya, lingkungan sekitar, dan kehidupan masyarakat.
- Forum diskusi digital (misalnya Padlet) menjadi wadah bagi siswa untuk menyampaikan pendapat, bertanya, dan berdiskusi.
- Platform digital memandu proses belajar secara berurutan: menonton video, berdiskusi, mengerjakan kuis, hingga evaluasi diri.
- Teknologi berperan sebagai penghubung antara dunia nyata siswa dengan materi IPS melalui visualisasi yang lebih kaya.
Dengan konteks digital ini, siswa dapat belajar kapan saja dan di mana saja, serta pembelajaran IPS menjadi lebih menarik dan bermakna.
C. Deskripsi Kesenjangan (Das Sein / Realita Masalah)
Kesenjangan yang ditemukan dalam pembelajaran IPS SD adalah:
- Pembelajaran IPS masih didominasi penjelasan lisan atau membaca buku, sehingga siswa kesulitan memahami fenomena sosial.
- Guru jarang menggunakan video interaktif untuk memvisualisasikan materi.
- Siswa kurang diberi kesempatan berdiskusi dan bertukar pendapat tentang gejala sosial di lingkungan mereka.
- Tidak ada media digital yang menggabungkan video + diskusi + kuis + evaluasi diri secara terstruktur.
- Keterlibatan siswa rendah karena pembelajaran dianggap membosankan dan monoton.
- Teknologi belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembelajaran IPS.
Kondisi ini membuat pemahaman sosial siswa tidak berkembang optimal.
D. Uraian Deskripsi Solusi Proyek
Solusi yang ditawarkan adalah platform digital pembelajaran IPS berbasis video dan diskusi interaktif.
Platform ini terdiri dari empat fitur utama:
1. Video Pembelajaran IPS
Siswa menonton video materi IPS yang berkaitan dengan kehidupan sosial.
Contoh video pembelajaran:
https://youtu.be/OcY7kdB3f40?si=T_xXWRaas0-z_p_1
2. Forum Diskusi Digital
Siswa dapat memberikan komentar, menjawab pertanyaan guru, dan berdiskusi dengan teman-temannya.
Forum diskusi menggunakan Padlet:
https://padlet.com/putrinovita14522/diskusikan-lah-bagaimana-meningkatkan-kualitas-pembelajaran-2xuxje1xo3ebwbpy
3. Kuis Reflektif
Siswa mengerjakan kuis singkat setelah menonton video untuk mengukur pemahaman.
4. Evaluasi Diri
Siswa menjawab beberapa pertanyaan reflektif mengenai apa yang mereka pelajari, mengapa materi penting, dan bagaimana contoh dalam kehidupan sehari-hari.
Platform disusun berhalaman dan berurutan sehingga mudah diikuti siswa.
E. Rumusan Masalah Proyek
“Bagaimana pengembangan Platform Pembelajaran IPS Berbasis Video dan Diskusi Digital dapat meningkatkan pemahaman sosial siswa SD?”
F. Metodologi Pengembangan Proyek
Proyek dikembangkan melalui langkah berikut:
1. Analisis Kebutuhan
Mengidentifikasi kesulitan siswa SD dalam memahami materi IPS secara konsep.
2. Studi Literatur
Mengacu pada teori teknologi pendidikan dan desain pembelajaran berbasis digital.
3. Perancangan Media
Membuat kerangka platform berupa:
- Halaman beranda
- Halaman video
- Halaman diskusi
- Halaman kuis
- Halaman evaluasi diri
- Halaman ringkasan hasil
4. Pengembangan Konten Digital
Menggunakan Canva AI untuk membuat mockup halaman.
5. Integrasi Tautan Digital
- Video YouTube
- Forum diskusi Padlet
G. Uji Coba Terbatas
Melihat keterlibatan siswa serta tingkat pemahaman dari aktivitas awal.
H. Revisi Final
Memperbaiki desain, instruksi, dan alur platform berdasarkan umpan balik.
I. Referensi (APA Style)
Albert, M. V., Lin, L., Spector, M. J., & Dunn, L. S. (Eds.). (2021). Bridging human intelligence and artificial intelligence. Springer.
Bishop, M. J., Boling, E., Elen, J., & Svihla, V. (Eds.). (2020). Handbook of research in educational communications and technology (5th ed.). Springer.
Hokanson, B., Clinton, G., Tawfik, A. A., Grincewicz, A., & Schmidt, M. (Eds.). (2018). Educational technology beyond content: A new focus for learning. Springer.
Januszewski, A., & Molenda, M. (2008). Educational technology: A definition with commentary. Lawrence Erlbaum Associates.
Moller, L., & Huett, J. B. (Eds.). (2012). The next generation of distance education: Unconstrained learning. Springer.
Moller, L., Huett, J. B., & Harvey, D. M. (Eds.). (2009). Learning and instructional technologies for the 21st century: Visions of the future. Springer.
Rich, P. J., & Hodges, C. B. (Eds.). (2017). Emerging research, practice, and policy on computational thinking. Springer.
Spector, J. M., Merrill, M. D., Elen, J., & Bishop, M. J. (2014). Handbook of research on educational communications and technology (4th ed.). Springer.

Tinggalkan Balasan