
Nama Lengkap: Pipit Fara Aizalwa
NIM: 230151601120
Offering / Kelas: PGSDTEP
Harapan Proyek
Pendidikan masa depan menuntut perubahan paradigma dari sekadar penyampaian konten menuju pengembangan kemampuan belajar yang adaptif dan terpersonalisasi. Sebagaimana dikemukakan oleh Moller et al. (2009), visi pembelajaran abad ke-21 harus melampaui batasan tradisional untuk menciptakan pengalaman belajar yang relevan dengan masa depan. Kondisi ideal yang ingin dicapai melalui proyek ini adalah terciptanya lingkungan belajar di mana guru Sekolah Dasar (SD) memiliki kompetensi yang mumpuni dalam manajemen kelas diferensiatif.
Para guru diharapkan tidak hanya memahami konsep diferensiasi secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya melalui strategi praktis. Hal ini sejalan dengan pandangan bahwa teknologi pendidikan seharusnya berfokus pada “learning beyond content”, di mana tujuan akhirnya adalah kapasitas pembelajar untuk berkembang, bukan sekadar penguasaan materi statis (Hokanson et al., 2018). Selain itu, integrasi teknologi seperti AI dan gamifikasi seharusnya menjadi katalisator yang menjembatani kecerdasan manusia dan mesin untuk merancang pembelajaran yang mendalam (Albert et al., 2021).
Konteks Proyek
Proyek ini diterapkan dalam konteks pelatihan profesional berkelanjutan bagi guru SD. Dalam ekosistem ini, teknologi pendidikan didefinisikan sebagai studi dan praktik etis untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja (Januszewski & Molenda, 2008). Peran teknologi di sini diwujudkan melalui format Massive Open Online Course (MOOC) Mini bertajuk “SmartClass AI”.
Penggunaan format MOOC ini merespons kebutuhan akan pendidikan jarak jauh generasi berikutnya yang menawarkan pembelajaran tanpa kendala (unconstrained learning), memungkinkan guru mengakses pelatihan kapan saja dan di mana saja (Moller & Huett, 2012). Teknologi yang digunakan meliputi Kecerdasan Buatan (AI) untuk personalisasi dan analitik, serta gamifikasi untuk meningkatkan motivasi belajar peserta.
Deskripsi Kesenjangan
Meskipun harapan akan pembelajaran diferensiatif sangat tinggi, realita di lapangan menunjukkan adanya hambatan signifikan:
- Kompleksitas Personalisasi: Penentuan alur belajar yang adaptif seringkali menjadi terlalu kompleks. Guru kesulitan memecah data profil siswa secara manual tanpa bantuan logika komputasional yang sistematis, padahal pemikiran komputasional sangat penting dalam memecahkan masalah pendidikan yang kompleks (Rich & Hodges, 2017).
- Keterbatasan Sumber Daya Visual: Produksi konten pembelajaran yang kaya visual (seperti simulasi kelas) membutuhkan sumber daya besar, yang seringkali tidak tersedia di sekolah-sekolah dasar pada umumnya.
- Kesenjangan Kompetensi: Masih banyak guru yang kesulitan menerjemahkan konsep diferensiasi menjadi aksi nyata di kelas karena kurangnya contoh konkret yang terstruktur.
Uraian Deskripsi Solusi Proyek
Sebagai solusi atas kesenjangan tersebut, proyek ini mengembangkan SmartClass AI, sebuah MOOC Mini berdurasi total 4 hingga 6 jam yang berfokus pada pelatihan praktis manajemen kelas diferensiatif.
Fitur dan Struktur Utama:
- Pendekatan Pedagogis: Menggunakan Problem-Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan Microlearning. Pendekatan ini didukung oleh riset desain pembelajaran yang menekankan pentingnya konteks masalah nyata dalam memfasilitasi transfer pengetahuan (Bishop et al., 2020).
- Dukungan AI: Sistem menggunakan algoritma sederhana untuk memberikan rekomendasi jalur belajar (branching), membantu guru mengatasi kompleksitas diferensiasi.
Realisasi Konten (Prototipe Video Microlearning):
Sebagai implementasi nyata, telah dikembangkan modul video berdurasi 60 menit dengan topik “Diferensiasi Konten di Kelas 4 SD”. Modul ini dirancang berdasarkan prinsip desain instruksional yang solid (Spector et al., 2014), yang membagi konten menjadi 6 segmen terstruktur (Konsep Dasar, Urgensi, Strategi Praktis, Skenario Kelas, Simulasi Keputusan, dan Tugas Aksi).
Rumusan Masalah Proyek
Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah utama proyek ini adalah:
“Bagaimana pengembangan MOOC Mini SmartClass AI dengan pendekatan Microlearning dan dukungan analitik AI dapat meningkatkan kompetensi manajemen kelas diferensiatif bagi guru SD secara efektif dan fleksibel?”
Metodologi Pengembangan Proyek
Pengembangan proyek ini dilakukan melalui langkah-langkah sistematis:
- Tahap Dekonstruksi: Menerjemahkan proposal menjadi peta konten teknis dan menetapkan tujuan capaian kompetensi.
- Tahap Perancangan (Design): Menyusun diagram alur (Flowchart) yang mencakup titik keputusan AI dan jalur remedial. Langkah ini mengadopsi prinsip desain sistem instruksional untuk memastikan alur navigasi yang logis (Bishop et al., 2020).
- Tahap Pengembangan (Development): Memproduksi naskah dan storyboard detail untuk materi video, serta membuat aset visual sederhana.
- Tahap Implementasi & Evaluasi Formatif: Melakukan uji coba prototipe konten melalui sesi sinkronus (Google Meet) dengan 1 orang responden (Guru SD). Sesi ini mencakup penyampaian materi dan simulasi pengambilan keputusan. Umpan balik dari tahap ini digunakan sebagai bahan revisi iteratif, sesuai dengan siklus pengembangan dalam teknologi pendidikan (Januszewski & Molenda, 2008).
Referensi
Albert, M. V., Lin, L., Spector, M. J., & Dunn, L. S. (Eds.). (2021). Bridging human intelligence and artificial intelligence. Springer.
Bishop, M. J., Boling, E., Elen, J., & Svihla, V. (Eds.). (2020). Handbook of research in educational communications and technology (5th ed.). Springer.
Hokanson, B., Clinton, G., Tawfik, A. A., Grincewicz, A., & Schmidt, M. (Eds.). (2018). Educational technology beyond content: A new focus for learning. Springer.
Januszewski, A., & Molenda, M. (Eds.). (2008). Educational technology: A definition with commentary. Lawrence Erlbaum Associates.
Moller, L., & Huett, J. B. (Eds.). (2012). The next generation of distance education: Unconstrained learning. Springer.
Moller, L., Huett, J. B., & Harvey, D. M. (Eds.). (2009). Learning and instructional technologies for the 21st century: Visions of the future. Springer.
Rich, P. J., & Hodges, C. B. (Eds.). (2017). Emerging research, practice, and policy on computational thinking. Springer.
Spector, J. M., Merrill, M. D., Elen, J., & Bishop, M. J. (Eds.). (2014). Handbook of research on educational communications and technology (4th ed.). Springer.
Tinggalkan Balasan