Bagian I: Pendahuluan
Paragraf 1: Analisis Kesenjangan
Paragraf ini disusun untuk menjelaskan kesenjangan antara harapan pembelajaran IPA berbasis praktikum dengan kondisi nyata di lapangan yang ditandai oleh keterbatasan fasilitas laboratorium, risiko keselamatan eksperimen, serta minimnya pengalaman praktikum siswa. Analisis kesenjangan harus diintegrasikan dengan referensi keilmuan yang relevan dan diarahkan pada urgensi pengembangan media AR-Lab sebagai solusi pembelajaran berbasis teknologi digital.
Bagian II: Analisis Keilmuan Pendidikan (Pedagogi)
Paragraf 2: Fokus Masalah & Landasan Desain
Paragraf ini memuat hasil analisis terhadap fokus masalah dalam proyek AR-Lab yang disusun dalam bentuk narasi akademis. Pembahasan harus mengaitkan kebutuhan pembelajaran IPA dengan landasan teori desain pembelajaran, seperti pendekatan konstruktivis dan discovery learning, serta menjelaskan bagaimana simulasi AR mendukung proses belajar berbasis pengalaman.
Paragraf 3: Transformasi Teknologi & Koherensi Fitur
Paragraf ini menjelaskan transformasi teknologi dalam proyek AR-Lab dengan menekankan koherensi antar fitur (simulasi AR, model 3D interaktif, panduan langkah eksperimen, dan kuis reflektif). Analisis disusun secara akademis untuk menunjukkan bahwa fitur-fitur tersebut saling terhubung secara logis dan mendukung tujuan pembelajaran IPA secara pedagogis.
Bagian III: Analisis Keilmuan Teknologi Pendidikan (Tekno-Pedagogi)
Paragraf 4: Analisis “How” – Kolaborasi Manusia & Teknologi
Paragraf ini menjelaskan hasil analisis “How” dari sisi produk teknologi proyek AR-Lab, khususnya bagaimana aplikasi ini bekerja sebagai solusi sistematis melalui kolaborasi antara manusia (guru dan siswa) dengan teknologi Augmented Reality dalam konteks pembelajaran IPA.
Paragraf 5: Analisis “How” – Dekomposisi Masalah
Paragraf ini menjelaskan hasil analisis “How” dengan memfokuskan pada dekomposisi masalah, yaitu proses penguraian permasalahan pembelajaran IPA ke dalam bagian-bagian solusi yang lebih sederhana, seperti keterbatasan alat praktikum, risiko keselamatan eksperimen, dan abstraksi konsep, yang dijawab melalui struktur dan fitur AR-Lab.
Paragraf 6: Analisis “How” – Definisi & Peran Teknologi
Paragraf ini menjelaskan hasil analisis “How” dengan memfokuskan pada definisi dan peran teknologi dalam proyek AR-Lab. Mahasiswa WAJIB menegaskan posisi karya sebagai produk dalam disiplin Teknologi Pendidikan dengan mengacu secara eksplisit pada definisi standar Januszewski & Molenda (2008).
Bagian IV: Tutorial Pemanfaatan Produk Proyek
Paragraf 7: Aksesibilitas & Konsep Pembelajaran
Paragraf ini berisi panduan penggunaan produk proyek terkait bagaimana mengakses dan memanfaatkan aplikasi AR-Lab. Penjelasan disusun dalam narasi teknis-akademis dengan menghubungkan karakteristik teknologi AR-Lab dengan konsep pembelajaran IPA berbasis eksplorasi dan pengalaman langsung.
Paragraf 8 (dan seterusnya): Tutorial & Video
Bagian ini berisi tutorial penggunaan AR-Lab secara bertahap, mulai dari instalasi aplikasi, pemindaian marker AR, interaksi dengan objek 3D, hingga pengerjaan kuis reflektif.
Syarat Multimedia:
Bagian ini WAJIB dilengkapi dengan VIDEO TUTORIAL yang disematkan (embed) dari YouTube dan menampilkan wajah mahasiswa sebagai presenter saat menjelaskan penggunaan produk proyek.
Bagian V: Penutup
Paragraf 9 (Terakhir): Kesimpulan & Unconstrained Learning
Paragraf ini disusun sebagai penutup artikel yang merangkum nilai strategis proyek AR-Lab serta mengaitkannya dengan konsep Unconstrained Learning (Pembelajaran Tanpa Kendala), yaitu paradigma pembelajaran yang berupaya menghilangkan hambatan ruang, fasilitas, dan keterbatasan akses dalam pendidikan di era digital.
C. Daftar Referensi Wajib (8 Sumber)
Mahasiswa WAJIB mensitasi seluruh referensi berikut dalam artikel:
- Albert, M. V., Lin, L., Spector, M. J., & Dunn, L. S. (Eds.). (2021). Bridging human intelligence and artificial intelligence. Springer.
- Bishop, M. J., Boling, E., Elen, J., & Svihla, V. (Eds.). (2020). Handbook of research in educational communications and technology (5th ed.). Springer.
- Hokanson, B., Clinton, G., Tawfik, A. A., Grincewicz, A., & Schmidt, M. (Eds.). (2018). Educational technology beyond content: A new focus for learning. Springer.
- Januszewski, A., & Molenda, M. (Eds.). (2008). Educational technology: A definition with commentary. Lawrence Erlbaum Associates.
- Moller, L., & Huett, J. B. (Eds.). (2012). The next generation of distance education: Unconstrained learning. Springer.
- Moller, L., Huett, J. B., & Harvey, D. M. (Eds.). (2009). Learning and instructional technologies for the 21st century: Visions of the future. Springer.
- Rich, P. J., & Hodges, C. B. (Eds.). (2017). Emerging research, practice, and policy on computational thinking. Springer.
- Spector, J. M., Merrill, M. D., Elen, J., & Bishop, M. J. (Eds.). (2014). Handbook of research on educational communications and technology (4th ed.). Springer.
Tinggalkan Balasan