
Ide Proyek
Nama : Raudha Zahira Shofa
Offering : B23
Harapan Proyek
Pembelajaran di era digital menuntut transformasi dari metode penyampaian informasi yang pasif menuju pengalaman belajar yang lebih bermakna, interaktif, dan mendalam. Pada konteks pendidikan tinggi, mahasiswa sering dihadapkan pada konsep-konsep abstrak dalam mata kuliah berbasis teori seperti teknologi pembelajaran, desain instruksional, dan teori belajar. Sebagaimana dikemukakan oleh Rahmawati & Suyanto (2023), tantangan utama pembelajaran daring terletak pada tingginya beban kognitif akibat minimnya media visual yang mampu memfasilitasi proses konstruksi makna mahasiswa. Kondisi ini diperkuat oleh temuan Lee & Chen (2024) yang menunjukkan bahwa penyajian materi melalui visualisasi interaktif mampu meningkatkan pemahaman konseptual secara signifikan.
Sejalan dengan perspektif pembelajaran abad ke-21, teknologi pendidikan harus berfungsi tidak hanya sebagai penyaji informasi, tetapi sebagai fasilitator pengalaman belajar yang dapat menjembatani konsep teoretis menuju pemahaman yang konkret. Oleh karena itu, proyek ini diharapkan dapat menghadirkan inovasi berupa video interaktif berbasis Canva yang memudahkan mahasiswa memahami konsep abstrak melalui kombinasi audio, visual, animasi, dan aktivitas reflektif. Produk ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi, mengurangi beban kognitif, serta menyediakan pengalaman belajar mandiri yang adaptif untuk mahasiswa perguruan tinggi.
Konteks Proyek
Transformasi digital dalam pendidikan telah mendorong penggunaan platform daring yang memungkinkan pembelajaran fleksibel dan terdistribusi. Namun, fleksibilitas ini belum sepenuhnya menjamin keefektifan pembelajaran jika konten yang disampaikan tidak sesuai dengan karakteristik mahasiswa digital native yang cenderung membutuhkan materi visual, singkat, dan interaktif. Hal ini selaras dengan prinsip Teknologi Pendidikan menurut Januszewski & Molenda (2008), bahwa desain pembelajaran harus mengintegrasikan penggunaan teknologi secara tepat dan etis untuk memfasilitasi proses belajar.
Studi Indrawati & Rahayu (2023) menegaskan bahwa media berbasis Canva meningkatkan keterlibatan mahasiswa karena desain visualnya yang intuitif dan interaktif. Proyek ini hadir dalam konteks kebutuhan nyata: mahasiswa membutuhkan media pembelajaran yang mampu memvisualisasikan konsep abstrak dan memperkuat hubungan antara teori dan aplikasi nyata. Dengan mengadopsi microlearning, video interaktif ini dirancang untuk menghadirkan konten yang ringkas, fokus, dan mudah diakses sehingga dapat digunakan dalam berbagai situasi belajar daring.
Deskripsi Kesenjangan
Fakta di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan mahasiswa akan media visual interaktif dan metode penyampaian materi yang masih didominasi teks atau slide statis. Mahasiswa sering mengalami kesulitan menghubungkan konsep-konsep abstrak dengan representasi visual yang bermakna, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman dan motivasi belajar (Rahmawati & Suyanto, 2023).
Sementara penelitian terbaru seperti Park & Kim (2023) menunjukkan bahwa media interaktif dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep kompleks, banyak dosen dan tenaga pendidik masih belum menggunakan media visual interaktif secara optimal. Hambatan waktu produksi, keterbatasan pemahaman teknis, dan kurangnya akses terhadap sumber daya multimedia menjadi faktor penyebab. Kesenjangan inilah yang menjadi latar mengapa mahasiswa membutuhkan inovasi media pembelajaran yang lebih mudah dibuat dan diakses, seperti video interaktif Canva.
Uraian Deskripsi Solusi Proyek
Solusi utama yang ditawarkan adalah pengembangan sebuah video interaktif berbasis Canva yang dirancang untuk menjelaskan konsep abstrak secara visual, sistematis, dan menarik. Video ini menggabungkan ilustrasi visual, narasi audio, animasi, serta kuis reflektif yang memungkinkan mahasiswa aktif memeriksa pemahamannya. Proyek ini menerapkan prinsip multimedia learning (Mayer, 2009) dan dual coding theory (Clark & Mayer, 2016), yang menegaskan bahwa kombinasi visual dan verbal dapat memperkuat pemrosesan informasi dan retensi memori.
Selain menyediakan media yang menarik, proyek ini berupaya mengurangi beban kognitif mahasiswa melalui penyajian materi dalam format microlearning berdurasi 3–5 menit. Model ini sangat efektif untuk membantu mahasiswa fokus pada satu konsep inti dalam satu waktu, sesuai temuan Pitaloka (2025). Solusi yang dihasilkan tidak hanya memperkaya media pembelajaran daring, tetapi juga dapat direplikasi untuk topik-topik lain, sehingga membuka peluang inovasi lebih luas bagi dosen dan mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Rumusan Masalah Proyek
Bagaimana pengembangan video interaktif berbasis Canva dapat mempermudah mahasiswa dalam memahami konsep abstrak pada pembelajaran daring di perguruan tinggi?
Tujuan Proyek
Tujuan Umum
Mengembangkan media video interaktif yang dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep abstrak dalam pembelajaran daring.
Tujuan Khusus
- Menghasilkan video interaktif berisi animasi, narasi, dan visualisasi untuk mempermudah pemahaman konsep abstrak.
- Meningkatkan keterlibatan belajar melalui kuis reflektif dan interaktivitas dalam video.
- Menerapkan prinsip microlearning untuk mengoptimalkan fokus dan retensi mahasiswa.
- Menyediakan media pembelajaran yang mudah diakses dan digunakan secara mandiri melalui LMS.
Metodologi Pengembangan Proyek
Proyek dikembangkan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation):
1. Analysis
Menganalisis kebutuhan mahasiswa terhadap media visual interaktif dan tantangan memahami konsep abstrak dalam pembelajaran daring. Kajian teori dan penelitian menjadi dasar untuk mengidentifikasi masalah utama.
2. Design
Merancang storyboard, navigasi interaktif, struktur microlearning, dan visualisasi konsep abstrak berbasis teori multimedia.
3. Development
Mengembangkan video interaktif menggunakan Canva dengan memproduksi animasi, narasi audio, kuis reflektif, dan elemen interaktif. Output dihasilkan dalam format MP4 interaktif.
4. Implementation
Melakukan uji coba penggunaan video di lingkungan pembelajaran daring untuk melihat keterlibatan dan respons mahasiswa.
5. Evaluation
Melakukan evaluasi formatif berdasarkan umpan balik mahasiswa dan validator ahli media/materi untuk memperbaiki kualitas video.
DAFTAR REFERENSI
Bates, T. (2019). Teaching in a Digital Age: Guidelines for designing teaching and learning. Tony Bates Associates Ltd.
(Referensi utama pendidikan era digital)
Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2016). E-learning and the science of instruction: Proven guidelines for consumers and designers of multimedia learning. Wiley.
(Landasan teori multimedia dan dual coding)
Indrawati, S., & Rahayu, D. (2023). Canva sebagai media pembelajaran kreatif untuk meningkatkan keterlibatan belajar mahasiswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(2), 145–156.
(Penelitian relevan tentang Canva untuk mahasiswa)
Januszewski, A., & Molenda, M. (2008). Educational technology: A definition with commentary. Routledge.
(Sumber otoritatif definisi teknologi pendidikan)
Lee, S., & Chen, Y. (2024). Improving conceptual understanding in online learning through interactive visuals: A systematic review. International Journal of Online Learning Research, 9(1), 22–40.
(Penelitian terbaru tentang visual interaktif untuk konsep abstrak)
Mayer, R. E. (2009). Multimedia Learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
(Landasan utama multimedia learning yang kamu gunakan)
Park, J., & Kim, H. (2023). Interactive learning media and its effect on understanding complex concepts in higher education. Journal of Learning Innovation, 7(4), 311–326.
(Penelitian tentang interaktivitas dan pemahaman konsep kompleks)
Pitaloka, R. (2025). Microlearning effectiveness in improving students’ focus and retention in digital-based learning. Journal of Digital Education Research, 5(1), 55–68.
(Penelitian terbaru terkait microlearning)
Rahmawati, N., & Suyanto, M. (2023). Tantangan mahasiswa dalam memahami konsep abstrak pada pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 15(2), 78–90.
(Masalah yang menjadi dasar proyekmu)
Supriyadi, T., & Hartono, D. (2022). Pengembangan media video interaktif dalam pembelajaran daring untuk meningkatkan pemahaman konsep. Jurnal Inovasi Teknologi Pembelajaran, 8(3), 201–214.
Tinggalkan Balasan