PERANCANGAN VIDEO INTERAKTIF MICROLEARNING UNTUK MEMAHAMI KONSEP ABSTRAK DALAM MOOC

·

·

, ,

Shandy Nugroho
230121603629
Kelas A23

Harapan Proyek
Pembelajaran berbasis MOOC menuntut pendekatan yang mampu membantu mahasiswa memahami konsep abstrak secara lebih terstruktur. Video interaktif microlearning dipandang sebagai bentuk konten digital yang relevan karena menyajikan materi secara ringkas, fokus, dan memungkinkan interaksi langsung. Sejalan dengan gagasan Hokanson et al. (2018), teknologi pendidikan seharusnya tidak berhenti pada penyampaian konten, tetapi memfasilitasi proses konstruksi pengetahuan. Oleh karena itu, proyek ini diarahkan pada pengembangan video interaktif microlearning untuk meningkatkan pemahaman konsep abstrak dalam konteks pembelajaran MOOC.

Konteks Proyek
Proyek ini dikembangkan dalam lingkungan pembelajaran MOOC berbasis LMS, khususnya Moodle dan platform sejenis. Dalam praktiknya, banyak materi MOOC masih disajikan dalam bentuk video pasif yang minim interaksi. Kondisi ini menyulitkan mahasiswa dalam membangun pemahaman konseptual yang stabil, khususnya pada konsep abstrak. Video interaktif microlearning ditempatkan sebagai media utama yang memperkuat pembelajaran mandiri dan memperbaiki kualitas pengalaman belajar di MOOC.

Deskripsi Kesenjangan
Terdapat kesenjangan yang jelas antara kebutuhan pemahaman konsep abstrak dan desain konten pembelajaran MOOC yang tersedia. Video linear tanpa interaksi membuat mahasiswa hanya berada pada level konsumsi informasi, bukan konstruksi makna. Keterbatasan waktu dosen dalam merancang media interaktif semakin memperlebar jarak antara idealitas desain pembelajaran dan realitas praktik. Situasi ini menunjukkan perlunya pengembangan video interaktif microlearning yang lebih terstruktur dan fungsional.

Uraian Solusi Proyek
Solusi yang ditawarkan dalam proyek ini adalah pengembangan paket video interaktif microlearning yang dirancang secara spesifik untuk pembelajaran MOOC. Produk ini memuat segmen video berdurasi singkat yang dipadukan dengan kuis tertanam, hotspot informasi, dan umpan balik otomatis. Struktur konten difokuskan pada satu konsep abstrak di setiap modul agar beban kognitif tetap terkendali. Dengan demikian, video interaktif microlearning berfungsi sebagai media utama untuk memperkuat pemahaman konseptual mahasiswa.

Rumusan Masalah
Bagaimana pengembangan video interaktif microlearning dapat meningkatkan pemahaman konsep abstrak mahasiswa dalam pembelajaran MOOC?

Metodologi Pengembangan
Pengembangan proyek ini menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Pada tahap analisis, dilakukan pemetaan karakteristik mahasiswa dan kesulitan konseptual. Tahap desain mencakup penyusunan storyboard dan alur interaksi video. Tahap pengembangan meliputi produksi video, penyisipan elemen interaktif, dan integrasi ke LMS. Implementasi dilakukan melalui uji coba terbatas pada kelas kecil. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test pemahaman konsep abstrak.

Indikator Keberhasilan

  • Primary: ≥80% peserta tuntas (post-test ≥80%).
  • Secondary: peningkatan rata-rata skor kuis 10–25% vs baseline; peningkatan engagement (interaction clicks, view-through).
Referensi

Albert, M. V., Lin, L., Spector, M. J., & Dunn, L. S. (Eds.). (2021). Bridging human intelligence and artificial intelligence. Springer.

Bishop, M. J., Boling, E., Elen, J., & Svihla, V. (Eds.). (2020). Handbook of research in educational communications and technology (5th ed.). Springer.

Hokanson, B., Clinton, G., Tawfik, A. A., Grincewicz, A., & Schmidt, M. (Eds.). (2018). Educational technology beyond content: A new focus for learning. Springer.

Januszewski, A., & Molenda, M. (Eds.). (2008). Educational technology: A definition with commentary. Lawrence Erlbaum Associates.

Moller, L., & Huett, J. B. (Eds.). (2012). The next generation of distance education: Unconstrained learning. Springer.

Rich, P. J., & Hodges, C. B. (Eds.). (2017). Emerging research, practice, and policy on computational thinking. Springer.

Spector, J. M., Merrill, M. D., Elen, J., & Bishop, M. J. (Eds.). (2014). Handbook of research on educational communications and technology (4th ed.). Springer.

Moller, L., Huett, J. B., & Harvey, D. M. (Eds.). (2009). Learning and instructional technologies for the 21st century: Visions of the future. Springer.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *