Platform Reflektif Berbasis Video Interaktif untuk Pengembangan Kompetensi Pedagogis Mahasiswa PGSD

·

·

Nama: Putri Novita Sari
NIM: 230151610361
Offering/Kelas: TEPPGSD


Harapan Proyek (Das Sollen / Idealita)

Dalam kondisi ideal, mahasiswa PGSD tidak hanya mempelajari teori pedagogik secara konseptual, tetapi juga mampu merefleksikan praktik mengajar secara kritis dan berkelanjutan. Pembelajaran calon guru SD seharusnya memberikan pengalaman autentik melalui pengamatan langsung terhadap praktik mengajar nyata.

Idealnya, mahasiswa PGSD:

  • Mampu menganalisis praktik pembelajaran guru SD secara objektif.
  • Terbiasa melakukan refleksi kritis terhadap kelebihan dan kekurangan proses mengajar.
  • Berkolaborasi dengan sejawat dalam diskusi reflektif yang konstruktif.
  • Memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kompetensi pedagogis dan reflektif.

Dengan demikian, proyek ini diharapkan dapat membentuk calon guru SD yang reflektif, adaptif, dan profesional.


Konteks Proyek (Lingkungan & Peran Teknologi)

Proyek ini diterapkan pada konteks pembelajaran mahasiswa PGSD yang sedang menempuh mata kuliah kependidikan dan microteaching. Mahasiswa berada dalam lingkungan digital yang memungkinkan pemanfaatan platform daring sebagai ruang belajar reflektif.

Peran teknologi dalam proyek ini meliputi:

  • Video microteaching sebagai representasi praktik mengajar nyata di kelas SD.
  • Platform digital sebagai wadah refleksi individu dan diskusi sejawat.
  • Forum interaktif untuk bertukar pandangan dan memberikan umpan balik.
  • Kuis reflektif dan evaluasi diri untuk mengukur pemahaman pedagogis.

Teknologi berfungsi sebagai fasilitator pembelajaran reflektif yang fleksibel dan berkelanjutan.


Deskripsi Kesenjangan (Das Sein / Realita Masalah)

Berdasarkan kondisi nyata, ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran mahasiswa PGSD, antara lain:

  • Refleksi praktik mengajar masih bersifat teoritis dan tidak berbasis pengalaman nyata.
  • Video microteaching belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan analisis reflektif.
  • Diskusi sejawat masih terbatas dan belum terstruktur secara digital.
  • Mahasiswa kesulitan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan praktik mengajar secara sistematis.
  • Belum tersedia platform terintegrasi yang menggabungkan video, refleksi, diskusi, dan evaluasi diri.

Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan reflektif dan pedagogis mahasiswa belum berkembang secara maksimal.


Uraian Deskripsi Solusi Proyek

Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan platform reflektif berbasis video interaktif untuk mahasiswa PGSD. Platform ini dirancang sebagai ruang belajar digital terintegrasi dengan fitur utama sebagai berikut:

  1. Video Microteaching
    Mahasiswa menonton video praktik mengajar guru SD atau mahasiswa PGSD dengan titik refleksi (checkpoint).
  2. Refleksi Pribadi Digital
    Mahasiswa menuliskan refleksi terkait strategi mengajar, manajemen kelas, dan interaksi guru–siswa.
  3. Forum Diskusi Sejawat
    Mahasiswa berdiskusi dan memberikan umpan balik terhadap refleksi teman.
  4. Kuis Reflektif
    Kuis singkat untuk mengukur pemahaman konsep pedagogis dan reflektif.
  5. Evaluasi Diri & Laporan Refleksi
    Mahasiswa melakukan evaluasi diri dan memperoleh ringkasan hasil belajar.

Platform disusun secara modular dan berurutan agar mudah diikuti mahasiswa.


Rumusan Masalah Proyek

“Bagaimana pengembangan platform reflektif berbasis video interaktif dapat meningkatkan kemampuan refleksi dan kompetensi pedagogis mahasiswa PGSD?”


Metodologi Pengembangan Proyek

Pengembangan proyek dilakukan melalui tahapan berikut:

  1. Analisis Kebutuhan
    Mengidentifikasi kesulitan mahasiswa PGSD dalam melakukan refleksi praktik mengajar.
  2. Studi Literatur
    Mengkaji teori reflective teaching, collaborative learning, dan experiential learning.
  3. Perancangan Platform
    Menyusun struktur platform: beranda, modul video, refleksi, diskusi, kuis, dan evaluasi.
  4. Pengembangan Konten Digital
    Penyusunan video, pertanyaan reflektif, dan kuis berbasis pedagogik SD.
  5. Uji Coba Terbatas
    Implementasi awal pada mahasiswa PGSD.
  6. Evaluasi dan Revisi
    Penyempurnaan platform berdasarkan umpan balik pengguna.

Referensi

Bishop, M. J., Boling, E., Elen, J., & Svihla, V. (2020). Handbook of research in educational communications and technology (5th ed.). Springer.

Januszewski, A., & Molenda, M. (2008). Educational technology: A definition with commentary. Lawrence Erlbaum Associates.

Rich, P. J., & Hodges, C. B. (2017). Emerging research, practice, and policy on computational thinking. Springer.

Spector, J. M., Merrill, M. D., Elen, J., & Bishop, M. J. (2014). Handbook of research on educational communications and technology (4th ed.). Springer.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *